FILOSOFI LOGO UBB
Filosofi Logo Universitas Bangka Belitung
Tentang UBB
Berita UBB
Sebagai upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, berkinerja tinggi, efektif dan efisien, serta pelayanan publik yang berkualitas. Universitas Bangka Belitung (UBB) laksanakan kegiatan
Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMAGI) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bangka Belitung (UBB) mengadakan Seminar Hari Buku Nasional dengan tema Membangun Budaya Literasi di Era
Dalam rangka program kohesi sosial, siswa Sekolah Polisi Negara (SPN) POLDA Bangka Belitung (Babel) kunjungi Universitas Bangka Belitung (UBB), pada Jumat (17/05) lalu.
Prof. Dr. Ibrahim, M.Si. kembali dilantik menjadi Rektor Universitas Bangka Belitung (UBB) periode 2024-2028, setelah menjabat di periode sebelumnya pada 2020-2024.
Bertempat di Aula Balai Besar Peradaban (BBP) Gedung rektorat Universitas Bangka Belitung (UBB), Dosen dan mahasiswa mata kuliah Pendidikan Pancasila gelar acara Diseminasi Hasil Proyek Team Based
LOGO UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG
Universitas Bangka Belitung memiliki logo, merupakan satu-satunya lambang yang berlaku dan mencakup keseluruhan dinamika kehidupan keilmuan di UBB, yang bagian-bagian pentingnya terdiri atas tiga batang pena berdiri tegak yang terbuat dari timah dan bermata pena emas; kubah pelindung, bulatan dunia, dan/atau topi toga kebesaran akademik; samudera yang dalam dan luas yang tergambar dalam lima lapisan.
Pemahaman filosofinya digambarkan sebagai berikut :
a. Tiga batang pena yang berdiri tegak melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia yang didasari oleh tiga nilai keunggulan visi UBB : Intelektualitas, Moralitas dan Mentalitas yang tinggi, menembus batas-batas kelokalan untuk menggapai peradaban kemanusiaan yang mendunia.
b. Tiga batang pena terbuat dari timah melambangkan sejarah masa keemasan timah sejak berabad-abad yang lampau. Mata Pena Emas melambangkan kejayaan masa depan bagi kehidupan kemanusiaan.
c. Samudera yang luas dan dalam melambangkan persepsi manusia tentang keluasan dan kedalaman ilmu pengetahuan. Persepsi manusia itu memperoleh signifikansinya dikala dihadapkan kepada kekuasaan Tuhan, karena dengan tinta seluas dan sedalam samudera pun tidaklah cukup untuk menulis keseluruhan ilmu pengetahuan yang dikaruniai oleh-Nya. Kelima lapisan samudera melambangkan kelima sila dasar Negara Republik Indonesia yang kita cintai.
d. Bulatan kubah pelindung adalah lambang kerendahan hati. Betapapun tinggi cita-cita yang ingin diraih, namun pada akhirnya tiba pada keterbatasan kemanusiaannya sendiri. Kebijakan atas landasan kebijaksanaan menuntun UBB meraih cita-citanya.
e. Bulatan menggambarkan juga bola dunia yang melambangkan visi UBB yang ingin melepaskan diri dari keterbatasan lokal, tetapi tetap berlandaskan pada nilai-nilai lokal yang mulia.
f. Bulatan juga menggambarkan topi toga kebesaran akademik. Simbol ini melambangkan kebesaran dan kemuliaan ilmu pengetahuan, yang dengan itu manusia mampu mencapai derajat kemanusiaan yang tinggi di muka bumi.
g. Warna dasar biru dan kuning melambangkan keluasan dan kedalaman, serta kemuliaan ilmu pengetahuan.

- Fakultas Teknik berwarna ungu.
- Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi berwarna hijau.
- Fakultas Ekonomi berwarna kuning.
- Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial berwarna merah.
- Politeknik Manufaktur "Timah" UBB berwarna biru. (Sekarang telah berdiri sendiri dan berubah nama menjadi Politeknik Negeri Bangka Belitung)
