+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Berita UBB

Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani Pencanangan Zona Integritas, Wujudkan Perguruan Tinggi Bebas Korupsi dan Birokrasi Bersih Melayani

Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital Gelar Seminar Hari Buku Nasional 2024, Himagi UBB Bangun Budaya Literasi di Era Digital

Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB Siswa SPN POLDA Babel Kunjungi UBB

Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028 Prof Ibrahim Kembali Dilantik Menjadi Rektor UBB Periode 2024-2028

Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB Event Genzee : Gelar Karya Proyek Mahasiswa Melalui Mata Kuliah Pendidikan Pancasila UBB

Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian Sosialisasikan Kampus Mengajar 8, UBB Hadirkan Langsung Pembicara dari Kementerian

UBB Sediakan  567 Daya Tampung di Jalur SMMPTN Barat Konsorsium BKS-PTN Barat UBB Sediakan 567 Daya Tampung di Jalur SMMPTN Barat Konsorsium BKS-PTN Barat

Almeera Mahasiswi Teknik Elektro UBB Berhasil Meraih Juara 3 dalam Ajang Pilmapres LLDikti II Almeera Mahasiswi Teknik Elektro UBB Berhasil Meraih Juara 3 dalam Ajang Pilmapres LLDikti II

Mahasiswa FPPK UBB Dapatkan Tips dan Trik Lulus Tepat Waktu dari Motivator Nasional Mahasiswa FPPK UBB Dapatkan Tips dan Trik Lulus Tepat Waktu dari Motivator Nasional

Grand Launching SMMPTN Barat 2024, Berikan Kemudahan Memilih Tempat Tes Grand Launching SMMPTN Barat 2024, Berikan Kemudahan Memilih Tempat Tes

569 Peserta UTBK-SNBT UBB Berjuang di Sub Tes Belitung 569 Peserta UTBK-SNBT UBB Berjuang di Sub Tes Belitung

Sebanyak 3232 Peserta Ikuti UTBK-SNBT di UBB, Panitia Terapkan Pemeriksaan Berlapis Sebanyak 3232 Peserta Ikuti UTBK-SNBT di UBB, Panitia Terapkan Pemeriksaan Berlapis

Syindy Memilih Mundur Mengikuti UTBK-SNBT di Kampus Terpadu UBB Syindy Memilih Mundur Mengikuti UTBK-SNBT di Kampus Terpadu UBB

Hari Pertama UTBK-SNBT UBB 2024 Berjalan Lancar Hari Pertama UTBK-SNBT UBB 2024 Berjalan Lancar

 Prof Delianis Minta Jaga Kelestarian Mangrove, Nilai Ekologis dan Komersialnya Sangat  Tinggi Prof Delianis Minta Jaga Kelestarian Mangrove, Nilai Ekologis dan Komersialnya Sangat Tinggi

UBB dan BPS Provinsi Babel, Jalin Sinergi Melalui Nota Kesepahaman UBB dan BPS Provinsi Babel, Jalin Sinergi Melalui Nota Kesepahaman

Dialog Publik  Kementerian Agama RI dan UBB, Strategi Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan Dialog Publik Kementerian Agama RI dan UBB, Strategi Penguatan Moderasi Beragama di Lembaga Pendidikan

Ambil Tema “18 Tahun Berpacu, Dengan BLU Melaju” UBB Gelar Dies Natalis Ambil Tema “18 Tahun Berpacu, Dengan BLU Melaju” UBB Gelar Dies Natalis

Usai Libur Panjang Idul Fitri 1445 H, Pimpinan UBB Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja Usai Libur Panjang Idul Fitri 1445 H, Pimpinan UBB Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja

Mahasiswa UBB Sukses Raih Beasiswa Studi Di Universiti Kebangsaan Malaysia Melalui IISMA 2024 Mahasiswa UBB Sukses Raih Beasiswa Studi Di Universiti Kebangsaan Malaysia Melalui IISMA 2024

Tingkatkan APK Perguruan Tinggi, UBB Lakukan Shearing Season Bersama Kepala Sekolah Se-Bangka Tingkatkan APK Perguruan Tinggi, UBB Lakukan Shearing Season Bersama Kepala Sekolah Se-Bangka

UBB BUKA JALUR HAFIZH QUR’AN, KETUA OSIS, DAN PRAMUKA GARUDA UBB BUKA JALUR HAFIZH QUR’AN, KETUA OSIS, DAN PRAMUKA GARUDA

UBB Umumkan 935 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2024, Jangan Lupa Registrasi Ulang ya! UBB Umumkan 935 Calon Mahasiswa Lolos SNBP 2024, Jangan Lupa Registrasi Ulang ya!

Bazar Ramadhan UBB, Hadirkan Aneka Jajanan Berbuka dan Berbagai Macam Kegiatan Bazar Ramadhan UBB, Hadirkan Aneka Jajanan Berbuka dan Berbagai Macam Kegiatan

Sapu Bersih Suara Menteri dan Senat, Ibrahim Kembali Akan Pimpin UBB Sapu Bersih Suara Menteri dan Senat, Ibrahim Kembali Akan Pimpin UBB

Rektor UBB Sampaikan Materi Sosialisasi Soft Launching SMM-PTN Barat Rektor UBB Sampaikan Materi Sosialisasi Soft Launching SMM-PTN Barat

BKS-PTN Wilayah Barat tahun 2024, Lakukan Soft Launching Seleksi Mandiri BKS-PTN Wilayah Barat tahun 2024, Lakukan Soft Launching Seleksi Mandiri

Wisuda 274 Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UBB Wisuda 274 Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UBB

Terima Kunjungan SMAN 1 Simpang Rimba, Rektor UBB Berikan Motivasi Pentingnya Kuliah Terima Kunjungan SMAN 1 Simpang Rimba, Rektor UBB Berikan Motivasi Pentingnya Kuliah

Bakal Calon Rektor UBB Periode 2024-2028 Sampaikan Visi Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor UBB Periode 2024-2028 Sampaikan Visi Misi dan Program Kerja

UBB dan Bawaslu Kabupaten Bangka Lakukan Penandatanganan MoU UBB dan Bawaslu Kabupaten Bangka Lakukan Penandatanganan MoU

UBB Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama UBB Kukuhkan Guru Besar Perempuan Pertama

Rektor: Wujudkan Misi UBB Melalui AnuMeka Rektor: Wujudkan Misi UBB Melalui AnuMeka

Rektor UBB Lantik Ormawa Terpilih Periode 2024-2025 Rektor UBB Lantik Ormawa Terpilih Periode 2024-2025

Pendaftaran IISMA 2024 Dibuka! UBB Beri Bantuan Biaya Tes Hingga Beragam Fasilitas Pendampingan Bagi Mahasiswa UBB Pendaftaran IISMA 2024 Dibuka! UBB Beri Bantuan Biaya Tes Hingga Beragam Fasilitas Pendampingan Bagi Mahasiswa UBB

LPPM UBB Laksanakan Evaluasi MBKM LPPM UBB Laksanakan Evaluasi MBKM

Memasuki Tahun Baru 2024, Pimpinan UBB Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja di Hari Pertama Kerja Memasuki Tahun Baru 2024, Pimpinan UBB Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Fakultas dan Unit Kerja di Hari Pertama Kerja

PTUN Tolak Gugatan Eks Pegawai UBB PTUN Tolak Gugatan Eks Pegawai UBB

Pasarkan Produk Desa Simpang Tiga Secara Online, Bina Desa UBB Luncurkan e-Commerce Pasarkan Produk Desa Simpang Tiga Secara Online, Bina Desa UBB Luncurkan e-Commerce

Transformasi Menjadi BLU, UBB Gelar Rapat Koordinasi UBB BLU 2024 Transformasi Menjadi BLU, UBB Gelar Rapat Koordinasi UBB BLU 2024

Menjadi 5 Besar Kampus Informatif Nasional 2023, Rektor UBB Terima Penghargaan di Istana Wakil Presiden RI Menjadi 5 Besar Kampus Informatif Nasional 2023, Rektor UBB Terima Penghargaan di Istana Wakil Presiden RI

UBB Peroleh 8 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023 UBB Peroleh 8 Penghargaan di Anugerah Diktiristek 2023

Lapangan Sepakbola UBB Kembali Dibuka, Dosen dan Tendik Gotong Royong Bersama Lapangan Sepakbola UBB Kembali Dibuka, Dosen dan Tendik Gotong Royong Bersama

Pepelingasih Babel Bersama Mahasiswa UBB Ajak Ciptakan Kampus Hijau Pepelingasih Babel Bersama Mahasiswa UBB Ajak Ciptakan Kampus Hijau

UBB Expo 2023, Tumbuh Kembang Inovasi Penelitian, Pengabdian dan MBKM Menuju Tridharma Berdaya Guna UBB Expo 2023, Tumbuh Kembang Inovasi Penelitian, Pengabdian dan MBKM Menuju Tridharma Berdaya Guna

LPPM UBB adakan Talkshow Penelitian, Pengabdian dan MBKM LPPM UBB adakan Talkshow Penelitian, Pengabdian dan MBKM

UBB dan MKKS on Camp, Upaya Wujudkan Satu Rumah Satu Sarjana UBB dan MKKS on Camp, Upaya Wujudkan Satu Rumah Satu Sarjana

Melalui Program Kodam Masuk Kampus, Pangdam II Sriwijaya adakan Kuliah Umum di UBB Melalui Program Kodam Masuk Kampus, Pangdam II Sriwijaya adakan Kuliah Umum di UBB

Optimalkan Pendataan Mahasiswa Berprestasi: UBB Gelar Workshop Penguatan IKU 2 Optimalkan Pendataan Mahasiswa Berprestasi: UBB Gelar Workshop Penguatan IKU 2

Workshop Penguatan Kinerja IKU 2, UBB Upayakan Penguatan Pengelolaan dan Pengembangan Program MBKM Workshop Penguatan Kinerja IKU 2, UBB Upayakan Penguatan Pengelolaan dan Pengembangan Program MBKM

Rektor UBB Lakukan Pelepasan Peserta PIMNAS ke-36 dan Abdidaya Ormawa Rektor UBB Lakukan Pelepasan Peserta PIMNAS ke-36 dan Abdidaya Ormawa

Artikel UBB

Universitas Bangka Belitung's Article
16 Mei 2023 | 02:47:10 WIB


Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?


Ditulis Oleh : Herza, M.A.



(Dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung)

Sebagai salah satu insan intelektual yang saat ini sebagian besar waktunya dihabiskan dengan urusan dunia kampus, pada momentum Hari Pendidikan Nasional (22 Mei) tahun 2023 ini, penulis merasa tergugah untuk menyampaikan hasil refleksi berkenaan dengan rendahnya Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Berdasarkan data yang dipublish oleh Badan Pusat Statistik (BPS), faktanya sudah beberapa tahun belakangan ini, Provinsi Kepuauan Bangka Belitung tercatat sebagai provinsi dengan APK Perguruan Tinggi terendah se-Indonesia (lihat saja di website bps.go.id). Dalam tiga tahun terakhir ini saja, presentase APK Perguruan Tinggi pada provinsi yang kita cintai ini tidak bisa menyentuh angka 20%, sementara provinsi lainnya di Indonesia berada di angka lebih dari 20%. Artinya dalam hal ini, hanya sebagian kecil saja remaja lulus SMA/MA/SMK  sederajat yang melanjutkan pendidikannya ke level perguruan tinggi, baik itu di kampus dalam daerah, luar daerah, atau luar negeri. Adapun angka pasti APK Perguruan Tinggi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam tiga tahun terakhir ini adalah 14,73 (2020), 15,23 (2021), dan 14,85 (2022) (bps.go,id, 2022). 


Angka APK perguruan tinggi yang rendah ini menjadi penanda adanya problem yang serius berkenaan dengan remaja lulusan SMA/MA/SMK sederajat dan dunia pendidikan tinggi atau kampus. Pertanyaan yang patut kita refleksikan berasama adalah, mengapa hanya sebagian kecil saja generasi muda dan penerus bangsa di Babel yang bisa merasakan dinamika perkuliahan? Sementara di daerah lainnya di Indonesia, seperti di Kepulauan Riau APK Perguruan Tingginya bisa mencapai persentase di atas 26%, di Aceh bisa mencapai 40% lebih, bahkan di Yogyakarta konsisten bisa  mencapai angka di atas 70%. Sepintas, dari perbandingan ini, kita bisa mengatakan, berarti ada persoalan lokalitas khas Bangka Belitung yang turut berkontribusi menyebabkan persoalan ini terjadi.


Bukan Faktor Ketikdakmampuan Ekonomi Orang Tua


Beberapa pemerhati/pengamat, dengan mudah mengatakan bahwa faktor prinsipiel yang menyebabkan persoalan ini berulang terjadi di provinsi dengan semboyan “Serumpun Sebalai” ini adalah faktor kedidak-mampuan ekonomi orang tua para siswa lulusan SMA/MA/SMK sederajat. Benarkan demikian? 


Menurut penulis, persoalan ekonomi ini tidak bisa dianggap sebagai faktor utama yang berkontribusi menyebabkan munculnya masalah  APK Perguruan Tinggi di Bangka Belitung menjadi rendah. Memang, dalam beberapa kasus, realitas yang tampak seperti menunjukkan bahwa siswa lulusan SMA/MA/SMK sederajat menjadi tidak kuliah, itu karena ketidakmampuan orang tua mereka secara ekonomi untuk membiayainya (membayar Uang Kuliah Tunggal/UKT dan biaya hidup selama kuliah). Namun demikian, kita tidak boleh mengabaikan fakta yang menunjukkan tidak sedikit juga remaja yang berasal dari keluarga mampu secara ekonomi, tetapi mereka memilih untuk tidak melanjutkan kuliah. Bayangkan, orang tuanya punya kebun sawit berhektar-hektar atau punya usaha/bisnis yang menjanjikan, tempat tinggal yang jauh dari kata sederhana, lalu punya banyak kendaraan bermotor, dan bahkan mobil terparkir cantik di halaman rumahnya, namun anak dari orang tua tersebut tidak kuliah. Realitas ini tidak sedikit loh terjadi di Bangka Belitung. Kalau tidak percaya, datang saja secara langsung ke kampung-kampung.  Belum lagi kalau kita buka data statistik, rasa-rasanya Bangka Belitung bukanlah provinsi dengan persentase penduduk miskin terbanyak di Indonesia. 


Artinya, dengan argumentasi di atas, pendapat yang mengatakan faktor ekonomi sebagai penyebab utama atau prinsipiel dari persoalan rendahnya APK Perguruan Tinggi di provinsi ini menjadi tidak kuat. Kalaupun misalnya dianggap faktor ekonomi, kita jangan mengabaikan bahwa pemerintah sudah cukup mengakomodir kondisi ini dengan skema beasiswa atau bantuan pendidikan. Di level nasional ada bantuan biaya pendidikan atau beasiswa bagi anak kurang mampu yang berprestasi— dikenal dengan beasiswa KIP-K (dulu disebut bidikmisi). Di level daerah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga terus melanjutkan skema bantuan pendidikan untuk calon mahasiswa yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non-akademik (khususnya bagi calon mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi), serta bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas. Beasiswa ini memberikan kuota lebih banyak untuk mereka yang mau kuliah di kampus yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (babelprov.go.id, 2023).


Persoalan Lokalitas di Bangka Belitung


Hemat penulis, ada persoalan fundamental lain yang bisa dikatakan berkontribusi menyebabkan persoalan rendahnya APK Perguruan Tinggi di Bangka Belitung. Persoalan ini berkenaan dengan kondisi lokalitas di provinsi ini. Kalau dinarasikan kurang lebih begini!


Bukan rahasia umum, jika di Bangka Belitung ini banyak remaja, khususunya mereka yang hidup di desa-desa, telah terjun ke dunia kerja di sektor Tambang Inkonvensional (TI) maupun ikut berkebun kelapa sawit dan/atau menjadi karyawan di PT Perkebunan Sawit milik perusahaan-perusahaan besar. Bangka Belitung saat ini memang dipenuhi dengan aktivitas TI dan perkebunan kelapa sawit. Daya tarik dua sektor ini memang tak bisa dinafikkan mampu membuat para remaja untuk terjun dan terlibat di dalamnya. Bukan semata-mata jika tidak terlibat aktivitas TI, pun berkebun sawit, mereka tak bisa makan atau bersekolah. Tidak begitu. Melainkan kedua sektor ini, menarik dalam banyak hal dari pada berkuliah di kampus dengan berbagai macam dinamikanya. Kenapa kampus menjadi kalah daya tariknya? Bagi penulis ini berhubungan dengan beberapa hal. 


Pertama, para guru di SMA/SMK/MA sederajat, barangkali belum begitu berhasil memberikan ilustrasi atau gambaran bagaimana perubahan yang bisa dibuat oleh aktor kampus (dosen-dosen) dan sistem pendidikan tinggi yang ada saat ini untuk masa depan anak-anak bangsa. Bagiamanapun sumber informasi terpercaya dan bisa mempengaruhi mindset/cara pikir calon mahasiswa adalah para guru yang kerap berinteraksi dengan mereka.
Kedua, faktanya banyak para sarjana dan lulusan diploma yang berkeliaran di tengah masyarakat kita saat ini, kurang mampu menginspirasi para remaja untuk termotivasi dan semangat kuliah, lalu menjadi sarjana atau lulusan diploma juga. Bisa karena, mereka kurang kreatif (meski sudah ditempa sekian tahun di kampus); Bisa karena sulitnya mereka mendapatkan pekerjaan; Pun bisa karena  para remaja kerap mendengar curhatan para sarjana atau lulusan diploma yang menunjukkan bagaimana dinamika di dunia kampus telah memperlihatkan sisi-sisi yang tidak relate dengan kebutuhan masyarakat, serta sistem dan aturan main kampus yang bisa membuat mahasiswa depresi. Ingat, para remaja juga adalah aktor-aktor sosial yang aktif menafsirkan segala dinamika yang dekat dengan mereka, termasuk menafsirkan bagaimana produk dari dunia kampus yang mereka saksikan di sekelilingnya. Mereka bukan lagi anak-anak usia SD ataupun SMP yang semata-mata masih mengandalkan informasi dari orang tua dan guru-guru mereka. 


Oleh karena berbagai dinamika persoalan yang sudah disinggung di ataslah, menurut penulis banyak remaja di Bangka Belitung justru lebih tertarik menyelami dan menjadi aktor yang aktif di sektor TI dan perkebunan sawit. Sebab, dua sektor itu menjadi semacam alternatif aktivitas dan kesibukan lain yang sangat seksi dan menjanjikan untuk dijalani ketika pendidikan tinggi atau kampus kurang berhasil memperlihatkan daya tariknya.

(Artikel telah terbit di Bangka Pos, Edisi Senin 15 Mei 2023)

 

UBB Perspective

Juga Untuk Periode Berikut

Untuk Periode Berikut

Stereotipe Pendidikan Feminis

Urgensi Perlindungan Hukum Dan Peran Pemerintah Dalam Menangani Pekerja Anak Di Sektor Pertambangan Timah

Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Asam Laktat Asal Ikan Mujair (Oreochromis mossambicus) yang Berpotensi Sebagai Probiotik

Pemanfaatan Biomikri dalam Perlindungan Lingkungan: Mengambil Inspirasi dari Alam Untuk Solusi Berkelanjutan

FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK

MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN

Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung

Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban

Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa

Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung

Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial

Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas

Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana

Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE

UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?

Membangun Kepercayaan dan Kesadaran Masyarakat Dalam Membayar Pajak Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Serta Transparansi Alokasi Pajak

Peran Generasi Z di Pemilu 2024

Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi

Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung

Peran Pemerintah Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Protein Hewani Melalui Pemanfaatan Probiotik dalam Sistem Integrasi Sapi dan Kelapa Sawit (Siska)

TIMAH “BERPERI”

Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?

Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong

Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental

Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia

Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK

HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?

Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?

Jalan Ketiga bagi Sarjana

Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum

SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM

Bisnis Digital dan Transformasi Ekonomi

Merebut Hati Gen Z

Masyarakat Tontonan dan Risiko Jenis Baru

Penelitian MBKM Mahasiswa Biologi

PEREMPUAN DI SEKTOR PERTAMBANGAN TIMAH (Refleksi atas Peringatan Hari Kartini 21 April 2022)

Kiat-kiat Menjadi “Warga Negara Digital” yang Baik di Bulan Ramadhan

PERANG RUSIA VS UKRAINA, NETIZEN INDONESIA HARUS BIJAKSANA

Kunci Utama Memutus Mata Rantai Korupsi

Xerosere* Bangka dan UBB

Pengelolaan Sumber Daya Air yang Berkelanjutan

SI VIS PACEM PARABELLUM, INDONESIA SUDAH SIAP ATAU BELUM?

RELASI MAHA ESA DAN MAHASISWA (Refleksi terhadap Pengantar Mata Kuliah Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi Umum)

KONKRETISASI BELA NEGARA SEBAGAI LANGKAH PREVENTIF MENGHADAPI PERANG DUNIA

Memaknai Sikap OPOSISI ORMAWA terhadap Birokrasi Kampus

Timah, Kebimbangan yang Tak akan Usai

Paradigma yang Salah tentang IPK dan Keaktifan Berorganisasi

Hybrid Learning dan Skenario Terbaik

NEGARA HARUS HADIR DALAM PERLINDUNGAN EKOLOGI LINGKUNGAN

Mental, Moral dan Intelektual: Menakar Muatan Visi UBB dalam Perspektif Filsafat Pierre Bourdieu

PEMBELAJARAN TATAP MUKA DAN KESIAPAN

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers

JUAL BELI BERITA

POLITIK RAKYAT DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN

Penelitian Rumpon Cumi Berhasil di Perairan Tuing, Pulau Bangka

Budidaya Ikan Hias Laut

Gratifikasi, Hati-Hatilah Menerima Sesuatu

KEPUASAN HUKUM

JANGAN SETOR KE APARAT

JAKSA TIPIKOR SEMANGAT TINGGI

Perairan Tuing, Benteng Sumberdaya Perikanan Laut di Kabupaten Bangka

GRAND DESIGN KEPENDUDUKAN (Refleksi Hari Penduduk Dunia)

Berebut Kursi Walikota

Kenalkan Bangka Belitung dengan Foto !